Home » » Pengertian Sehat Menurut Depkes

Pengertian Sehat Menurut Depkes

Arti Sehat didalam kehidupan sehari-hari kerap digunakan untuk menyebutkan bahwa suatu hal bisa bekerja dengan normal. Apalagi benda mati lalu layaknya kendaraan bermotor atau mesin, bila bisa berperan dengan normal, maka kerapkali oleh pemiliknya dikatakan bahwa kendaraannya didalam situasi sehat. Umumnya orang menyebutkan sehat bila badannya jadi fresh serta nyaman. Apalagi seorang dokterpun dapat menyebutkan pasiennya sehat pada saat menurut hasil kontrol yang dikerjakannya memperoleh semua tubuh pasien berperan dengan normal. Pengertian sehat Menurut UU Pokok Kesehatan No.9 tahun 1960, BAB 1 Pasal 2 yaitu situasi yang meliputi kesehatan badan ( jasmani ), rohani ( mental ), serta sosial, dan tidak cuma situasi bebas dari penyakit, cacat, serta kelemahan.

Kesehatan terdahulu itu cuma termasuk tiga dimensi atau segi, yaitu : fisik, mental, serta sosial, maka didalam Undang-Undang No.23 tahun 1992, kesehatan termasuk 4 segi, yaitu : fisik ( badan ), mental ( jiwa ), sosial, serta ekonomi. Bisa dibilang kesimpulannya adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Batasan kesehatan tersebut diilhami oleh batasan kesehatan menurut WHO (organisasi kesehatan dunia) yang sangat baru. Pengertian kesehatan sekarang ini memanglah lebih luas serta dinamis, dibanding dengan batasan pada mulanya. Perihal ini bermakna bahwa kesehatan seseorang bukan sekedar diukur dari segi fisik, mental, serta sosial saja, namun juga diukur dari produktivitasnya didalam makna memiliki pekerjaan atau membuahkan suatu hal dengan ekonomi.

Aspek-Aspek Kesehatan

A. Kesehatan Fisik. Ini terwujud jika sesorang tidak merasa dan mengeluh sakit atau tak adanya keluhan, serta memang objektif tidak terlihat sakit. Seluruh organ tubuh berperan normal atau tidak alami masalah.

B. Kesehatan Mental ( jiwa ). Ini mencakup 3 komponen, yaitu pikiran, emosional, serta spiritual.
  • Pikiran sehat tercermin dari cara berpikir atau jalur pikiran.
  • Emosional sehat tercermin dari kekuatan seseorang untuk mengekspresikan emosinya, contohnya takut, gembira, cemas, sedih dan seterusnya.
  • Spiritual sehat tercermin dari cara seseorang saat mengekspresikan rasa syukur, pujian, keyakinan dan seterusnya pada suatu hal di luar alam fana ini, yaitu tuhan yang maha kuasa. Contohnya sehat spiritual bisa dipandang dari praktik keagamaan seseorang. Dengan pengucapan lain, sehat spiritual yaitu situasi di mana seseorang menggerakan ibadah serta seluruh aturan-aturan agama yang dianutnya.
C. Kesehatan Sosial. Hal ini terwujud jika seseorang dapat terkait dengan orang lain atau grup lain dengan baik, tanpa membedakan ras, suku, agama atau kepercayan, status sosial, ekonomi, politik, dan seterusnya, dan saling toleran serta menghormati.

D. Kesehatan dari Segi Ekonomi. Tampak apabila seseorang ( dewasa ) produktif, didalam makna memiliki aktivitas yang membuahkan suatu hal yang bisa menyokong pada hidupnya sendiri atau keluarganya dengan finansial.

Untuk mereka yang belum dewasa ( siswa atau mahasiswi ) serta umur lanjut ( pensiunan ), dengan sendirinya batasan ini tidak berlaku. Oleh karena itu, untuk grup tersebut yang berlaku yaitu produktif dengan sosial, yaitu memiliki aktivitas yang bermanfaat untuk kehidupan mereka kelak, contohnya berprestasi untuk siswa atau mahasiswi, serta aktivitas sosial, keagamaan, atau service kemasyarakatan yang lain untuk umur lanjut.

Tujuan Kesehatan Semua Aspek

Di antara tujuan nasional yaitu memajukan kesejahteraan bangsa, yang bermakna mencukupi keperluan dasar manusia, yakni pangan, sandang, pangan, pendidikan, kesehatan, lapangan kerja serta ketenteraman hidup. Tujuan pembangunan kesehatan yaitu tercapainya kekuatan untuk hidup sehat untuk tiap-tiap masyarakat, lantas tanggung jawab untuk terwujudnya derajat kesehatan yang maksimal ada di tangan semua masyarakat indonesia, pemerintah serta swasta berbarengan. 

Tujuan Pembangunan Kesehatan
  1. Peningkatan kekuatan masyarakat untuk membantu dirinya sendiri didalam bidang kesehatan.
  2. Perbaikan mutu lingkungan hidup yang bisa menanggung kesehatan.
  3. Peningkatan status gizi masyarakat.
  4. Pengurangan kesakitan ( morbiditas ) serta kematian ( mortalitas ).
  5. Pengembangan keluarga sehat sejahtera, dengan semakin diterimanya norma keluarga kecil yang bahagia serta sejahtera.
Dasar-Dasar Pembangunan Kesehatan
  1. Seluruh warga negara memiliki hak beroleh derajat kesehatan yang maksimal supaya bisa bekerja serta hidup layak cocok dengan martabat manusia.
  2. Pemerintah serta masyarakat bertanggung jawab saat memelihara serta mempertinggi derajat kesehatan rakyat.
  3. Penyelenggaraan usaha kesehatan diatur oleh pemerintah serta dikerjakan dengan cocok serta seimbang oleh pemerintah serta masyarakat.
Itulah kesehatan, semoga dengan hidup sehat kita bisa hidup tentram, nyaman dan makmur. Amien.

Artikel Terkait

3 komentar:

  1. pepatah bilang dengan kita sehat bisa membetuk jiwa yang kuat thanks atas infonya sangat bermanfaat sekali untuk saya.......!

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul. thanks juga atas kunjungannya.

      Delete
  2. artikel yang sangat bagus dan keren bang thanks banget atas infonya sangat bermanfaaat.......!

    ReplyDelete

 
Alamat : Jl.Raya Labuan KM. 24 Pasireurih, Cisata, Pandeglang - Banten 42273
Email : id.mooel@gmail.com - Phone : 087881447318
Sosial Media : Facebook, Twitter, Instagram
Copyright © 2011. Kang Mooel - All Rights Reserved